March 31, 2026
Sinyal Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) sangat lemah ketika mencapai permukaan bumi. Akibatnya, mereka sangat rentan terhadap Interferensi Frekuensi Radio (RFI).
Interferensi dapat berasal dari emisi elektromagnetik yang tidak disengaja atau dari serangan jamming dan spoofing yang disengaja. Ancaman ini dapat mencegah penerima mengunci sinyal satelit atau bahkan menyebabkannya mengeluarkan data posisi yang salah.
Pada tahun 2026, memilih receiver anti-jamming yang tepat telah menjadi tugas penting bagi para insinyur dan profesional pengadaan, baik untuk melindungi infrastruktur penting atau memastikan pengoperasian perangkat pribadi yang andal.
Interferensi GNSS umumnya terbagi dalam dua kategori:
Saat ini, campur tangan GNSS tidak lagi terbatas pada lingkungan militer. Hal ini juga semakin berdampak pada sektor sipil. Gangguan sinyal dan kesalahan penentuan posisi telah dilaporkan di bidang maritim, penerbangan, dan industri penting keselamatan lainnya. Oleh karena itu, penerapan teknologi anti-jamming menjadi kebutuhan yang mendesak.